Sabtu, 19 Juni 2010

Pengalaman jalan-jalan di Malaysia

Pada awalnya saya tidak seberapa tertarik dengan Malaysia. Pikir saya jalan jalan di Malaysia, sama halnya dengan jalan jalan di Indonesia. Namun, pemikiran saya itu dipatahkan oleh hasil undian yang saya dan pasangan saya menangkan pada bulan November 2009, yaitu liburan ke Malaysia selama 3 hari 2 malam menggunakan Air Asia.
Terbang dengan Air Asia, merupakan pengalaman baru bagi saya. Air Asia merupakan penerbangan yang murah, namun gak murahan. Pelayanannya outstanding, namun jenis pesawat yang digunakan bukanlah sebesar Airbus, dengan hanya komposisi bangaku 3-3 di kanan dan kiri, dan untuk meal-nya kita diharapkan untuk membeli alias tidak gratis lhooo...lucu juga sih, air stewardess-nya pada jualan makanan and minuman pakai kereta dorong....namun jangan kuatir, harga untuk makanan and minumannya tidak mencekik kita kok...silahkan dicoba.
Tibanya di LCCT Kuala Lumpur, saya sempat terheran-heran, ternyata mereka tidak punya yang namanya belalai gajah...itu loh tunnel untuk para penumpang menuju pesawat...ternyata masih kalah canggih dengan Bandara Juanda di Surabaya...ha ha bangga nih jadi orang Surabaya.
Tujuan saya di Malaysia adalah ke Genting Highland yang terkenal dengan indoor theme parknya and tempat judi. Untuk pergi kesana ada banyak pilihan yaitu dengan menyewa taksi dengan ongkos 80 RM atau dengan bus. Saya memilih opsi kedua, menggunakan bus. Keluar dari bandara banyak sekali bus yang berjajar rapi, namun jangan salah naik bus ya...naiklah bus yang menuju KL Sentral dengan ongkos 9 RM, busnya berwarna merah...gak tau lagi kalau udah ganti kulit alias ganti warna...he he.
Dari bandara kita mesti ke KL Sentral dulu karena dari situ kita oper bus yang menuju Genting...dari KL Sentral menuju Genting kita mesti membayar ongkos bus sebesar kurang lebih 9 RM...ini harga tahun 2009...gak tau lagi kalau udah berubah...namun yang pasti kenaikan harganya gak banyak banyak amat kok.
Didalam bus saya dan istri sempat kaget, karena sopir busnya kalau nyetir kayak bawa bajai yang isinya ayam...kayaknya sopir bus diamana aja tuh sama deh. Walaupun sedikit ugal ugalan namun mereka taat peraturan lho...itu yang bikin kagum.
Sesampainya di Genting (merupakan daerah pegunungan, dingin lho!)...saya dan istri menginap di First World Hotel (merupakan hotel terbesar di dunia, 6.118 kamar!) Didalamnya terdapat indoor theme park yang keren, pusat judi, dan food court yang luas. Harga per malamanya kurang lebih 600.000 IDR. Kenyamanan adalah faktor utama dari hotel ini. Waktu itu saya dan istri menginap di kamar yang standard view, jadinya kita bisa melihat outdoor theme parknya dari lantai 24!! Hotel ini terletak di puncak gunung, jadi pas pagi hari atau menjelang sore kita bisa menyaksikan kabut yang turun di luar jendela kamar. Pada malam harinya kita jalan jalan di dalam hotel first world yang notabene kayak mall...banyak terdapat pusat mainan, seperti snow world, Ripley's believe it or not, Ferris wheel, naik canoe diatas sungai buatan mengelilingi indoor theme park, dll. Bagi yang suka manisan, disini tempatnya, jangan sampai salah pilih tempat yah, karena yang pusat manisan terletak di dalam hotel ini, tempatnya gak membingungkan sih, namun kalian bisa tanya ama mas sekuriti disana.
Esok harinya saya dan istri turun ke Malaysia untuk belanja di Bukit Bintang (Orchardnya Malaysia)...transportasinya dari Genting naik bus (beli tiket ke KL Sentral dulu and perhatikan nomer lambung busnya). Di KL Sentral kita oper naik MRT (Monorail Train) dengan membeli tiket destinasi Bukit Bintang. Di Bukit Bintang banyak terdapat pusat perbelanjaan. Kalau udah di kota besar kayak KL, kemana mana kita cuma perlu naik MRT, murah meriah! Di KL Sentral ada jasa locker penitipan tas dengan membayar 10 RM untuk selama 24 jam. Kalau dari Bukit Bintang mau kembali ke Genting, caranya sama, yang penting kita mesti kembali ke KL Sentral dulu naik MRT, karena KL Sentral banyak terdapat bus yang ke Genting. Setelah itu oper bus ke Genting (Jangan lupa beli tiketnya yah). Saya belum pernah coba kalau ke Genting lewat terminal Puduraya atau Pasar Rakyat...Semoga informasi ini berguna.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar